Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Brebes. Siswa-siswi Kelas XI-1, XI-2 dan XI-3 SMA Negeri 1 Kersana, Tahun Pelajaran 2025/2026, berhasil menerbitkan tiga buku antologi cerpen berbahasa Jawa sebagai bentuk karya literasi yang kreatif dan inspiratif.
Ketiga buku tersebut merupakan hasil karya siswa kelas XI yang dibimbing oleh guru pembina, Ibu Nana Diana, S.Pd. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu berkarya sekaligus melestarikan budaya daerah melalui tulisan.
1. Jejak Crita Ing Lintasan Wektu
Buku pertama berjudul Jejak Crita Ing Lintasan Wektu merupakan karya siswa-siswi kelas XI-1.
Antologi ini berisi kumpulan cerita pendek berbahasa Jawa yang menggambarkan berbagai kisah kehidupan, mulai dari pengalaman sehari-hari hingga cerita penuh makna tentang perjalanan waktu.
Melalui buku ini, para penulis muda mencoba menyampaikan pesan kehidupan dengan gaya bahasa yang sederhana namun tetap menyentuh.
2. Crita Saka Jendhela
Buku kedua berjudul Crita Saka Jendhela merupakan karya siswa-siswi kelas XI-2.
Sesuai dengan judulnya, buku ini mengangkat berbagai sudut pandang kehidupan layaknya melihat dunia dari sebuah jendela. Cerita-cerita yang ditampilkan mengandung refleksi, imajinasi, serta pengalaman yang dekat dengan kehidupan remaja.
Antologi ini menunjukkan kreativitas siswa dalam mengolah ide menjadi cerita yang menarik dan penuh makna.
3. Siji Crita Sewu Rasa
Buku ketiga berjudul Siji Crita Sewu Rasa merupakan karya siswa-siswi kelas XI-3.
Antologi ini menyajikan beragam cerita dengan berbagai emosi dan sudut pandang. Setiap cerita menghadirkan rasa yang berbeda, mulai dari bahagia, sedih, haru, hingga inspiratif.
Buku ini menjadi bukti bahwa satu cerita dapat menghadirkan ribuan rasa bagi pembacanya.
Peran Guru Pembimbing
Kesuksesan penerbitan ketiga buku ini tidak lepas dari peran penting Ibu Nana Diana, S.Pd. sebagai pembimbing. Dengan arahan dan motivasi yang diberikan, para siswa mampu menuangkan ide dan kreativitas mereka ke dalam karya nyata berupa buku.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan literasi di sekolah, khususnya dalam pelestarian bahasa Jawa sebagai bahasa daerah.
Manfaat Kegiatan Literasi Ini
Penerbitan buku antologi cerpen ini memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan menulis siswa
- Menumbuhkan kreativitas dan imajinasi
- Melestarikan bahasa Jawa
- Meningkatkan kepercayaan diri siswa
- Menjadi portofolio berharga bagi masa depan
Penutup
Terbitnya tiga buku antologi cerpen dari siswa-siswi SMA N 1 Kersana Brebes menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam dunia literasi.
Semoga karya ini dapat menginspirasi sekolah lain untuk terus mengembangkan budaya menulis dan membaca di kalangan pelajar.
Karya sederhana hari ini bisa menjadi langkah besar menuju masa depan yang gemilang.